Sejarah Karet Alam

Sejarah Karet Alam

Sejarah Karet Alam

Karet alam adalah Polimer hidrokarbon yang terkandung pada Lateks Beberapa jenis tumbuhan. Sumber utama produksi karet dalam perdagangan internasional adalah para atau Hevea brasiliensis (suku Euphorbiaceae ). Beberapa tumbuhan lain juga menghasilkan getah lateks dengan sifat yang sedikit berbeda dari karet, seperti anggota suku ara-araan (misalnya beringin ), sawo-sawoan (misalnya getah perca dan sawo manila ), Euphorbiaceae lainnya, serta dandelion .Pada masa Perang Dunia II, sumber-sumber ini dipakai untuk Mengisi Kekosongan pasokan karet dari para.Sekarang, Getah perca dipakai dalam kedokteran (guttapercha), Sedangkan Lateks sawo manila biasa dipakai untuk permen karet (kunyahan).

Sekarang industri karet dapat diproduksi secara Sintetis dan menjadi saingan dalam industri karet alam pohon


Biokimia
Karet Polimer adalah satuan dari isoprena (politerpena) yang tersusun dari 5.000 hingga satuan dalam rantai 10,000 tanpa cabang.. Diduga kuat, tiga ikatan pertama bersifat trans dan selanjutnya cis.Senyawa ini terkandung pada pohon Lateks penghasilnya.

Pada suhu normal, karet tidak berbentuk (amorf). Pada suhu rendah ia akan mengkristal. Dengan meningkatnya suhu, karet akan mengembang, searah dengan sumbu panjangnya. Penurunan suhu akan mengembalikan keadaan mengembang ini,Inilah alasan mengapa karet bersifat elastik.
Lateks diperoleh dengan melukai kulit batangnya Sehingga keluar cairan kental yang Kemudian ditampung. Cairan ini keluar akibat tekanan turgor dalam sel yang terbebaskan akibat pelukaan. Aliran berhenti apabila semua isi sel telah “habis” dan luka tertutup oleh lateks yang membeku.

Sejarah Karet Alam
Karet diyakini dinamai oleh Joseph Priestley, yang pada 1770 Menemukan Lateks yang dikeringkan dapat Menghapus tulisan pensil. Ketika karet dibawa ke Inggris , dia diamati bahwa benda tersebut dapat menghapus tanda pensil di atas kertas. Ini adalah awal penamaan rubber dalam bahasa Inggris.

Di tempat asalnya, di Amerika Tengah dan Amerika Selatan, karet telah dikumpulkan sejak lama. Peradaban Mesoamerika Menggunakan karet dari Castilla elastica.Orang Amerika Tengah kuno menggunakan bola karet dalam permainan mereka.gambar seperti dibawah ini

mesoamerika ball game

. Menurut Bernal Diaz del Castillo , Conquistador Spanyol sangat kagum terhadap pantulan bola karet orang Aztek dan mengira bahwa bola tersebut dirasuki roh setan. Menurut Bernal Diaz del Castillo, Conquistador Spanyol sangat kagum terhadap Pantulan bola karet orang Aztek dan mengira Bahwa bola tersebut dirasuki roh setan.

Di Brasil orang lokal membuat baju tahan air dari karet. Sebuah cerita menyatakan bahwa orang Eropa pertama yang kembali ke Portugal dari Brasil dengan membawa baju anti-air tersebut menyebabkan orang-orang terkejut sehingga ia dibawa ke pengadilan atas tuduhan melakukan ilmu gaib.

Sumber : Wikipedia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s