Kita adalah Pemenang

The Winner is You

Keyakinan pertama yang harus kita miliki sebagai anak manusia adalah keyakinan bahwa kita dilahirkan untuk menjadi Pemenang.percaya bahwa tidak mungkin Tuhan menciptakan kita ke dunia ini, tanpa alasan apapun. Tidak mungkin! Pasti ada alasannya, bukan?
Nah, jika kita berani lahir, maka kita juga haruslah berani mati (karena kita pasti mati, bukan? He..he..) Lalu, sekarang mati seperti apa yang kita inginkan? (tarik dan tahan nafas yang lama…),sekarang pilihan kita sebagai manusia yang hidup, yang masih bernafas, yang masih beredetak jantungnya, hanya tersisa satu pilihan saja, bukan? Yakni kita ingin mati sebagai apa? Ingin dikenang sebagai siapa?
Karena kita harus yakin bahwa kita dilahirkan untuk menjadi Pemenang, sudah sebaiknya pula kita memilih mati minimal sebagai pemenang. Pemenang seperti apa, itu persoalan lain. Yang penting pilihannya adalah kembali ke Sang Khalik sebagai seorang pemenang.
Lalu, setelah sadar bahwa kita dilahirkan untuk menjadi Pemenang, berarti kita sekarang harus bangun dari biusnya si tidur. Oke, setelah bangun bukankah diperlukan kekuatan, diperlukan keberanian, diperlukan…?

2. Memang diperlukan keberanian untuk melangkah maju ke depan. Namun, bagaimana berani (tahan nafas sebentar) kalau aku tetap diam di tempat?

Betul juga ya. Baiklah aku segera berdiri dan mulai melangkah. Langkah pertama, langkah kedua dan langkah ketiga, tapi oh..oh.. lihat apa yang ada di

depan jalan. Ah, kayaknya agak mendung, agak redup, agak berkelok, agak licin. Ehm, bisa-bisa terpeleset, tergelincir, bahkan terpental saat di perjalanan? Ya, bisa saja.

3. Daripada hanya berdiam diri… Melangkah dan mungkin tergelincir (tahan nafas sebentar) adalah pilihan yang jauh lebih baik! (tahan nafas sebentar) Ada banyak pelajaran di sana…
Apakah benar dengan tergelincir aku malahan belajar? Betul, bila kita bisa merasakan sakitnya tergelincir, maka pasti kita akan menghindari berbuat kesalahan yang sama. kitapun akan mencari ide-ide lain yang lebih baik, lebih tepat guna, lebih kreatif, lebih produktif dan sebagainya.
Kesalahan yang terbesar adalah kita tidak pernah melakukan sesuatu, bahkan mencobanyapun “gak” pernah, malah pikiran kita sering “merancang” imajinasi rasa sakit yang belum tentu terjadi dari sebuah kesalahan atau kekeliruan di masa mendatang. Astaga, ngeri sekali bukan? Karena kita merancang ketakutan, maka seringkali kita hanya berdiam diri. Namun kita sebenarnya percaya bahwa… (baca kalimat berikut ini dengan sangat keras!!!)

4. Orang yang berani bangkit dan belajar dari kegagalan adalah PEMENANG SEJATI!
Cukup kuat dampaknya untuk membangkitkan semangat paling dalam dari diri kita. Di dunia ini banyak sekali cerita orang yang pernah mengalami kegagalan dan setelah itu tidak ada lagi ceritanya. Apakah kita mau seperti mereka? Habis terbit, kena awan gelap dan menghilang tanpa bekas? Gone with the wind…
Ah, aku kan bisa punya pilihan lain.Kita ingin jadi pemenang atas diri kita sendiri.Cerita kehidupan yang hanya bisa dibagikan adalah cerita kebangkitan, bukan cerita kegagalan.jika kita tidak pernah bangkit, maka habislah pula cerita hidup kita. Percuma dong kita dilahirkan. Baik,
baiklah dan baiklah! (silahkan teriak dalam hati he..he..) Sekarang kita tanamkan dalam benak kita bahwa kita HARUS bangkit, kapanpun saat kita mengalami apa yang disebut orang lain adalah kegagalan. Karena kita harus yakin dan percaya bahwa…
5. Apa pun SAYA BISA jika saya mau!
Kuncinya adalah kemauan, bukan kemampuan. Orang yang memiliki kemampuan, jika tidak ada kemauan, bagaikan mayat hidup yang tidak tahu mau kemana. Gak bedanya dengan hidup luntang lantung, gak ada tenaga, gak ada semangat, gak ada spirit, gak nafsu deh hidup kayak gitu. Hidup ini adalah pilihan, kok. kita bisa memilih sedih (hening 3 detik) ,kita bisa memilih senang (hening 2 detik).kita bisa memilih marah (hening 1 detik) dan kita bisa memilih tenaaang. Nah, jika…
6. Hidup ini adalah pilihan. Aku memilih menjadi orang yang bahagia ….
Kita tahu memang sebuah pilihan yang tidaklah mudah, namun kita harus mulai belajar berani memilih dan memutuskan kemana arah hidup kita. Apa pilihan hidup kita? kitalah yang harus menentukan arah jalan hidup kita.Kitalah yang menentukan titiknya… Besar titiknya… Warna titiknya… Bunyi titiknya… Rasa titiknya… Sinar titiknya… Sinar biasa atau sinar sebuah BERLIAN? Kecil bentuknya (tahan nafas sebentar, lalu katakan dengan keyakinan kuat), namun silau sinarnya. Kekuatan silau sinar berlianlah yang membuat kita tidak mungkin kehilangan arah. Walau disekitar kita kadang mendung, kadang redup, kadang gelap. Karena…

7. Semakin aku fokus pada impianku. Semakin cepat aku mencapai impianku.
Fokus menghasilkan energi yang besar, bahkan semakin lama semakin dahsyat. Fokus membuat kita bersemangat, berenergi, berkeringat, tetap panas karena membantu kita untuk selalu bergerak. Bergerak melangkah, bergerak lari, bergerak ke arah silau sinar berlian yang memimpinku. Karena fokus, maka apapun situasi disekitar kita, tidak akan membuat kita terganggu. Jalan yang berkelokpun, kujalani…. Jalan macetpun, kunikmati… Jalan berbatupun, kelewati… Jalan terhalangpun, kulampaui… Karena arah fokusku jelas, arah menuju sinar berlian, sinar tujuan hidupku… Silau namun indah. Maka, kita tidak akan pernah menunggu situasi. Dan sebaiknya…

8. Berhentilah menunggu kondisi membaik. LAKUKAN SESUATU agar kondisi membaik.

Itulah motto hidup. Banyak hal diluar jangkauan kemampuan kita, keadaan alam semesta, keadaan negara, keadaan masyarakat dimana kita berada. Buat apa kitafokus pada sesuatu diluar kendali kita. Lebih baik kita fokus pada sesuatu yang bisa kita kendalikan, bukan? Sesuatu yang bisa kita jangkau, sesuatu yang bisa kita buat lebih baik. Jadi kita pikir, sebaiknya kita fokus saja pada karya. Ya, berkarya, berkarya dan berkarya…

Sekarang setelah kita sadar,kita bangun,kita bangkit dan kita berkarya, kita fokus pada karya kita, maka selanjutnya…

9.Kita bekerja dengan sungguh-sungguh.kita berdoa dengan sungguh-sungguh.

Selanjutnya, biarlah Tuhan yang menentukan. (Florence Griffit Joyner)

(Sekarang katakan dalam hati dengan rasa keyakinan yang kuat) BENDERA SUDAH DIKIBARKAN.

(lebih perkuat lagi rasa keyakinan Anda) MAKA KIBARKANLAH SETINGGI MUNGKIN.

(tingkatkan rasa keyakinan Anda sekuat-kuatnya) KIBARKANLAH BENDERA KEMENANGAN KEPADA KEHIDUPAN.

KEHIDUPAN YANG BERHIKMAH.
Kompasiana-Teddy Kartiadi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s